An Nisaa 71-80

Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan: "Ini adalah dari sisi Allah", dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan: "Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)." Katakanlah: "Semuanya (datang) dari sisi Allah." Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikitpun? (4.78)

Orang islam berpendapat kalau karena Allah pemilik alam semesta, ia dapat bertindak sesukanya dan tanpa mesti bertanggung jawab pada siapapun, seperti seorang petani yang berhak pada tanahnya. Seorang petani berhak menebang pohon manapun, mengubahnya dan bahkan membakarnya. Karena ia pemilik dari pohon ini. Selain ini, kecuali sang petani itu gila, tindakannya dapat diramalkan. Tidak ada petani yang akan memotong dan membakar pohon yang menghasilkan banyak sekali buah, merawat pohon yang berbuah jelek, atau menghancurkan kebunnya tanpa ada alasan. Ia bebas melakukan apapun yang ia inginkan namun kalau ia tidak gila, ia tetap mengikuti aturan logika dan akal sehat dan demikian tindakannya dapat diramalkan.

Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 License