As Sajadah 1-10

[32:4] Allah lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy. Tidak ada bagi kamu selain dari padaNya seorang penolongpun dan tidak (pula) seorang pemberi syafa'at.

Terdapat pula tempat di langit untuk singgasana Allah (Q2:255, 13:2, 25:59, 32:4, 57:4, 40:15) yang sepertinya dilupakan Dr Bucaille. Singgasana itu, menurut hadist, berada di atas air (Sahih Bukhari Volume 4, Book 54, Number 414) dan matahari bersujud di depan singgasana dan meminta izin Allah untuk terbit esok hari (Sahih Bukhari Volume 4, Book 54, Number 421).

Dalam bukunya, Bucaille berulangkali mengklaim bahwa, "tidak ada dalam teks Qur'an yang bertentangan dengan apa yang kita ketahui saat ini," namun kutipan dari Qur'an dan hadist di atas mengenai kosmologi modern mengungkapkan kebenaran bahwa tidak ada kebenaran ilmiah di dalamnya. Walau usaha2 menyedihkan Bucaille dan beberapa apologis muslim untuk menafsirkan ulang dan menemukan makna esoterik dibalik ayat2 kabur ini, teksnya benar2 kontras dengan sains, logika dan akal sehat yang cukup menyadarkan kita bahwa qur'an dibuat tanpa adanya wahyu Tuhan.

Lebih masuk akal bila klaim relativitas waktu dalam Qur'an sesungguhnya
usaha menutupi kontradiksi yang nyata:

Apakah hari Allah sama dengan 1,000 (Sura 22:47, 32:5) atau 50,000 tahun
(Sura 70:4)?

Perhatikan betapa serupanya kata-kata pada ayat 32:5 dan 70:4

[32:5]* Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik

kepadaNya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut
perhitunganmu
*[70:4]* Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam
sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun

Mungkin ia pada awalnya 50 ribu pada kedua ayat dan 50 dibuang pada salah
satu ayat? Sebuah naskah yang direvisi? Atau Tuhan tidak tahu bagaimana
mengaitkan panjang hariNya pada tahun manusia?

Hari ini adalah hari "Allah's", bukan? Ataukah apologis islam ingin
menjadikan Allah bergera untuk merubah kerangka referensinya? Allah ada
dimana saja dan saya tidak merasa kalau kerangka referensinya berubah.

Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 License