Thaha 81-90

[20:85] Allah berfirman: "Maka sesungguhnya Kami telah menguji kaummu sesudah kamu tinggalkan, dan mereka telah disesatkan oleh Samiri

[20:86] Kemudian Musa kembali kepada kaumnya dengan marah dan bersedih hati. Berkata Musa: "Hai kaumku, bukankah Tuhanmu telah menjanjikan kepadamu suatu janji yang baik? Maka apakah terasa lama masa yang berlalu itu bagimu atau kamu menghendaki agar kemurkaan dari Tuhanmu menimpamu, dan kamu melanggar perjanjianmu dengan aku?".

[20:87] Mereka berkata: "Kami sekali-kali tidak melanggar perjanjianmu dengan kemauan kami sendiri, tetapi kami disuruh membawa beban-beban dari perhiasan kaum itu, maka kami telah melemparkannya, dan demikian pula Samiri melemparkannya",

[20:88] kemudian Samiri mengeluarkan untuk mereka (dari lobang itu) anak lembu yang bertubuh dan bersuara, maka mereka berkata: "Inilah Tuhanmu dan Tuhan Musa, tetapi Musa telah lupa".

Dalam versi quran sang penjahat adalah samiri yang menyimpangkan para yahudi untuk menyembah sapi. Namun kisah aslinya dari injil tidak menyebutkan adanya samiri. Muslimin mengklaim kalau injil salah. Namun faktanya saat musa hidup, tidak ada samiri sama sekali. Menurut 1 King 16:24 Samaria adalah sebuah bukti milik Shemer yang dibeli oleh raja Omri dimana ia mendirikan kota Samaria sekitar tahun 870 SM. Samaritan sebagai satu suku bangsa hanya muncul setelah pengusiran kerajaan utara israel dan pendudukan kembali tempat ini pada masa kekuasaan raja Sargon II setelah tahun 722 SM.

Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 License